Langganan Feed

Masukkan Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Arsip

Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label jquery. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jquery. Tampilkan semua postingan

Membuat Grafik 3D dengan jQuery

Written By batikbumi on 16 Jun 2012 | 02.19

tutorial jquery

Berikut ini adalah cara memanfaatkan jQuery untuk menampilkan grafik dengan tampilan 3D. Di sini kita hanya perlu menampilkan data dalam bentuk tabel pada browser, selanjutnya jQuery yang akan meng-generate tabel tersebut dalam bentuk grafik 3D.

Pada tutorial ini kita akan membutuhkan plugin jQuery yaitu Fusion Charts, karena plugin ini akan menghasilkan grafik yang eye catching dan mudah dalam mengaplikasikannya. Plugin Fusion Charts dapat di-download di http://www.fusioncharts.com/jquery/ . 

Cara mengaplikasikannya adalah sebagai berikut :

1. Buat folder baru beri nama bebas, terserah anda (misal: grafik)

tutorial jquery
Isi dari Folder Grafik

2. Buat folder JS yang di dalamnya anda copy-kan file:
    - jquery-1.4.js
    - jquery.fusioncharts.js
    - jquery.fusioncharts.debug.js

3. Copy-kan folder Charts yang berisi library .swf sebagai tampilan grafik yang anda buat.

4. Tulis kode berikut : simpan sebagai file "grafik.html"

<html>
<head>
<script type="text/javascript" src="js/jquery-1.4.js"></script>

<!-- panggil file jquery untuk fusioncharts-->
<script type="text/javascript" src="JS/jquery.fusioncharts.js">
</script>

<script type="text/javascript">
 $('#myHTMLTable').convertToFusionCharts({
       swfPath: "Charts/",
       type: "MSColumn3D",
       data:  "#myHTMLTable",
       dataFormat: "HTMLTable"
});
</script>
</head>

<body>
<center>
<table id="myHTMLTable" border="1" align="center">
<tr><th>-</th><th>2005</th><th>2006</th><th>2007</th></tr>
<tr><td>Produk 1</td><td>23</td><td>34</td><td>45</td></tr>
<tr><td>Produk 2</td><td>23</td><td>34</td><td>45</td></tr>
</table>
</center>
</body>
</html>


Selesai.
Screen Shot nya :
tutorial jquery


02.19 | 1 komentar | Read More

5 Prinsip Menggunakan JQuery UI

Written By batikbumi on 29 Mei 2012 | 04.33

Untuk memudahkan kita dalam menerapkan jQuery pada website kita, sebaiknya kita pahami lebih dulu prinsip cara penggunaan jQuery UI.
Pertama yang harus kita pahami adalah bagaimana struktur dari folder jQuery UI. Struktur folder jQuery UI adalah sebagai berikut :



Jika kita perhatikan struktur folder di atas, maka sebenarnya yang perlu diperhatikan hanya folder development-bundle, karena di dalamnya terdapat folder-folder inti jQuery UI, terutama folder ui yang menyimpan file-file library jQuery dan folder themes yang menyimpan file-file CSS.
Setelah mengenal struktur folder jQuery UI, maka kita akan lebih mudah menerapkan jQuery pada website kita, Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Copy folder development-bundle ke folder utama website kita.
  2. Panggil file CSS utama jQuery UI, yaitu ui.all.css yang terdapat di folder development-bundle/themes/base/ (sesuaikan dengan folder themes) yang digunakan.
    scriptnya:
  3. <link rel="stylesheet" type="text/css"
    href="development-bundle/themes/base/ui.all.css">
  4. Panggil library jQuery UI, yaitu jquery-1.3.2.js yang terdapat di folder development-bundle.
    scriptnya:
    <script  type="text/javascript"
    src="development-bundle/jquery-1.3.2.js"></script>
  5. Panggil library utama jQuery UI, yaitu ui.core.js yang terdapat di folder development-bundle/ui/.
    scriptnya:
    <script  type="text/javascript"
    src="development-bundle/ui/ui.core.js"></script>
     
  6. Dan terakhir, panggil library komponen jQuery UI yang ingin digunakan, misalnya datepicker, yaitu ui.datepicker.js yang juga terdapat di folder development-bundle/ui/.
    scriptnya:
    <script  type="text/javascript"
    src="development-bundle/ui/ui.datepicker.js"></script>
     
 Demikian

5 Prinsip Menggunakan JQuery UI

Untuk penerapannya pada website bisa diikuti terus blog bum1.info
04.33 | 0 komentar | Read More

Cara Kerja jQuery

Written By batikbumi on 15 Mar 2012 | 00.37

cara kerja jquery
JQuery adalah javascript library, sedangkan javascript sendiri merupakan pemrograman web yang berjalan di sisi klien (browser), yang  dapat membuat website lebih hidup (interaktif dan responsif). Jadi dengan jQuery kita bisa membuat banyak hal hanya dengan sedikit effort(usaha), seperti slogan jQuery ‘Write Less Do More’.
Baiklah, setelah kita mengetahui apa itu jQuery saya akan menjelaskan bagaimana cara kerja dan pengaplikasiannya pada website.
Dalam penggunaannya, jQuery memiliki tiga langkah pokok yang selalu digunakan, yaitu:
1. Panggil/load library jQuery.
2. Buat object beserta elemennya, berupa id atau class di bagian body.
3. Buat script jQuery di bagian head untuk mengontrol objek berdasarkan elemennya.

Berikut gambaran 3 langkah pokok penggunaan jQuery:

Cara Kerja jQuery

Penjelasannya adalah:

1. JQuery akan memastikan bahwa semua elemen atau elemen yang diinginkan sudah ditampilkan semua di halaman web. Pada fungsi:

$(document).ready(function(){ //kode jQuery yang akan dijalankan }

2. Setelah semua elemen ditampilkan, tahap berikutnya adalah memilih elemen berdasarkan class atau id yang telah didefinisikan. JQuery menggunakan fungsi selector:

$(“.sembunyi”)
$(“#foto”)
$(“.tampil”)

3.  Setelah elemen dipilih, tahap berikutnya adalah memberikan aksi/operasi terhadap elemen yang sudah dipilih. Misalnya operasi klik dan hide:

$(“.sembunyi”.click(function){
$(“#foto”).hide(“slow”);
 });

Semoga bisa memberi sedikit pencerahan dan pemahaman tentang cara kerja dari jQuery.


00.37 | 0 komentar | Read More